Modul Peace Generation versi Aceh akhirnya terbit juga

Setelah menunggu setahun akhirnya modul Peace generation terbit juga. Legaaaa! Setahun lalu modul ini digagas bersama oleh Teuku Murdani, yang saat itu menjabat penanggung jawab program pendidikan damai di UNICEF dengan tim Peace Generation (Erik Lincold dan Irfan AmaLee). Namun karena beberapa kendala teknis modul ini tertunda proses penerbitannya.

Bersama Transisi, sebuah NGO lokal yang concern dalam media dan pendidikan damai, penggarapan modul versi Aceh ini dilanjutkan. Transisi melakukan beberapa ujicoba pelatihan kepada beberap forum anak. Ujicoba dan pelatihan juga dilakukan oleh UNICEF bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Prov. Aceh terhadap sekitar 120 guru dari berbagai kabupaten pada bulan November tahun lalu.

Buku versi aceh ini menambahkan sejumlah konten lokal, seperti cerita-cerita yang berkonteks lokal, tokoh lokal bernama ismail yang tampil dalam cerita-cerita tesebut, serta beberapa peribahasa Aceh. Content lokal ini dikembangkan bersama oleh tim peace Generation Indonesia dan Teuku Murdani yang kini menjadi salah seorang aktivis di Transisi. Berbagai masukan dan tambahan juga didapatkan dari para guru aygn mengikuti pelatihan. Sehingga buku ini sudah dianggap cukup mewakili aspirasi masyarakat Aceh.

Buku ini secara resmi terbit apda akhir Januari dan telah didistribusikan kepada sekolah, komunitas yang akan menrapkan pendidikan damai di Aceh binaan Transisi, Bima (Bireun) dan Dinas pendidikan bersama UNICEF. Dari jumlah buku yang disebar, diperkirakan akan ada sekitar 7 ribu siswa yang terlibat dalam pendidikan damai ini. Selamat belajar pendidikan damai anak-anak Aceh!

Login PeaCommunity