PeaceStory
5 Bahasa Daerah yang Paling banyak Digunakan di indonesia
5 Bahasa Daerah yang Paling banyak Digunakan di indonesia
Ini Ini dia , teman, 5 Bahasa Daerah yang paling banyak penuturnya di indonesia.
1 . 1. Bahasa Jawa. Penuturnya ada sekitar 80 juta. Mereka tersebar di banyak provinsi di Indonesia. Di Sumatera utara, mereka merupakan keturunan para kuli kontrak yang bekerja di wilayah perkebunan tembakau. Khususnya di Deli. Makanya kita sering denger istilah Jawa Deli, atau pujakesuma (Putra Jawa Kelahiran Sumatra). Para penutur bahasa Jawa ini juga banyak yang pindah rame-rame ke Malaysia. Hasilnya, di Malaysia ada satu kampung yang dinamai Kampung Jawa. Bahasa jawa tersebar lewat transmigrasi, sejak zaman Belanda. Di Suriname, 15% dari penduduk keseluruhan, menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari. Di Kaledonia Baru juga banyak. Belanda, yang jelas-jelas pernah ngejajah kita ratusan tahun, apalagi. Sebagian kecil bahkan menyebar ke wilayah Guyam, Prancis dan Venezuela. Keren, ya, bahasa kita?
2. 2. 2. Bahasa Sunda. Bahasa ini dituturkan oleh 27 juta orang di Indonesia. Ke-2 terbanyak setelah bahasa Jawa. Pertama dituturkan di sebelah barat pulau Jawa (Jawa Barat), yang dikenal dengan Tatar sunda, pada abad ke-6. Semakin lama semakin menyebar dengan banyaknya orang sunda yang pindah ke luar pulau. Ke Lampung, Jambi, Riau, Kalimantan Selatan, dan lain-lain. Karena pengaruh budaya jawa pada masa kekuasaan kerajaan Mataram-Islam, bahasa sunda jadi mengenal tingkatan bahasa. Bahasa halus, loma/lancaran, sampai bahasa kasar. Di Banten, bahasa loma (yang menurut orang Bandung adalah Sunda kasar), paling dominan. Bahasa sunda juga merupakan bahasa Austronesia ke-3 yang memiliki catatan tertua setelah melayu dan Jawa. Cool..
3 . 3. Bahasa Batak. Dituturkan kebanyakan di Sumatera Utara. Kamu juga pasti bisa kenal langsung gaya khas orang-orang Batak. Mereka terlihat sangar, jahat, dan kejam. Padahal nggak juga. Banyak orang Batak yang karakternya halus, meskipun tampilan luarnya seperti preman. Jadi, kalo suatu saat kamu kena marah tukang angkot yang batak, jangan dulu curiga dan berprasangka, siapa tau di rumahnya dia paling disayang dan dicinta sama keluarga karena kebaikannya.
4. 4. 4. Bahasa Ambon. Atau yang biasa kita kenal dengan, bahasa Melayu Ambon. Ini adalah bahasa yang dituturkan orang Ambon, pake dialek melayu. Berasal dari Indonesia bagian barat (dulu dikenal dengan Nusantara bagian barat). Telah berabad-abad jadi bahasa antar suku. Sebelum Portugis menginjakkan kakinya di Ternate, bahasa Melayu udah ada di Maluku, dan dijadikan sebagai bahasa perdagangan. Bahasa Melayu Ambon dapat banyak pengaruh dari bahasa Makassar. Abad 16, Portugis menjajah Maluku, sehingga banyak bahasa Portugis masuk ke bahasa Melayu Ambon. Pada zaman Belanda inilah, bahasa Melayu Ambon dipakai sebagai bahasa pengantar di sekolah-sekolah, gereja, dan dalam terjemahan beberapa kitab.
5. 5. 5. Bahasa Bali. Ditututrkan oleh kurang lebih 4 juta orang. Sama halnya dengan bahasa Sunda, bahasa Bali juga ada tingkatannya. Bali alus, madya, dan kasar. Halus itu untuk formal, upacara adat di desa-desa, meminang wanita, atau antara orang berkasta rendah dengan orang berkasta tinggi. Bali Madya, digunakan masyarakan menengah, atau untuk pejabat dengan bawahan. Sedangkan Bali kasar digunakan oleh orang kelas rendah. Seperti kaum Sudra, atau antara orang sawah dengan abdi dalemnya.
Ta
